Marcell Darwin Ungkap Alasan Mesti Minta Izin Istri Sebelum Gabung ke Film Dalam Sujudku
Liputan6.com, Jakarta - Film Dalam Sujudku karya sutradara Rico Michael akan tayang pada awal tahun 2026. Proyek ini menghadirkan cerita bertema keluarga, perjalanan batin, hingga konflik emosional yang dikembangkan melalui karakter-karakter kuat di dalamnya. Marcell Darwin dipercaya sebagai pemeran utama dengan perannya sebagai Farid, tokoh yang disebutnya cukup menantang sekaligus penuh dinamika.
Marcell menceritakan bahwa sejak pertama kali ditawari proyek ini, ia langsung merasa tertarik dengan kedalaman cerita yang ditawarkan. Menurutnya, Dalam Sujudku menghadirkan sisi kehidupan keluarga yang realistis dengan konflik yang dekat dengan pengalaman banyak orang.
Rico Michael juga memberikan ruang cukup luas bagi para pemain untuk memahami karakter mereka masing-masing secara menyeluruh.
Sebagai bagian dari persiapan, proses reading dilakukan selama hampir tiga minggu. Marcell mengaku waktu tersebut sangat membantu dirinya memahami karakter Farid, sekaligus mengenal hubungan Farid dengan tokoh-tokoh lain dalam cerita.
“Pada saat proses reading itulah gue mengenali karakter Farid seperti apa, mengenali karakter Aisyah seperti apa, mengenali karakter Rina seperti apa,” ungkapnya saat Press Screening dan Press Conference, Jakarta, Queens Head, Jumat (12/12/2025).
Dengan proses pendalaman karakter yang intens, Marcell merasa jauh lebih siap saat memasuki set. Ia menyebut sejumlah aspek emosional Farid membutuhkan pemahaman mendalam agar bisa ditampilkan secara meyakinkan.
“Alhamdulillah dikasih waktu yang banyak, kurang lebih tiga minggu untuk reading. Makanya gue bisa memahami karakter Farid sampai segitunya,” kata Marcell.
Pada proses syuting Dalam Sujudku, Marcell Darwin mengungkap bahwa membangun chemistry dengan Ines tak menjadi kendala besar. Ia dan Ines sudah saling mengenal sejak 2012 bahkan beberapa kali terlibat syuting bersama.
“Kebetulan, gue sama Ines kita udah kenal lama… dan untuk membangun chemistry sama Ines, Alhamdulillah tidak sesusah itu karena kita sudah berkenalan lama sebelumnya,” ujar Marcell. Menurutnya, kedekatan yang sudah terbangun sejak lama membuat proses pendalaman karakter menjadi lebih natural.
Namun, Marcell mengakui ada tantangan lain di balik layar, terutama soal meminta izin kepada istrinya. Ia menyebut adegan yang harus ia mainkan membuat proses tersebut lebih menegangkan dibanding membangun chemistry di lokasi syuting. Meski begitu, Ines dinilai sangat terbuka selama proses kerja sama berlangsung.
“Alhamdulillah Ines sangat membuka dirinya buat gue bisa masuk mengenal dia. Mengenal dia sebagai Aisyah juga,” tuturnya.
Marcell Darwin mengungkap bahwa sebelum benar-benar menyetujui tawaran film Dalam Sujudku, ia lebih dulu berdiskusi dengan sang sutradara, Rico Michael. Menurutnya, ada beberapa adegan yang membuatnya harus meminta izin kepada sang istri sebelum mengambil keputusan.
“Pas udah mau mulai deal, itu gue bilang kayak, ‘Pak ini kan gue agak adegan, jadi gue harus ngobrol dulu sama istri, apakah istri gue ngasih lampu hijau atau lampu merah,’” ujarnya.
Bagi Marcell, restu istri menjadi kunci utama karena ia ingin menjaga kenyamanan keluarga.
Beruntung, sutradara Rico Michael sangat memahami posisi Marcell sebagai suami dan ayah. Ia menghargai keputusan apa pun yang akan diberikan sang istri. Marcell merasa lega karena pada akhirnya, istrinya memberikan lampu hijau sehingga proses syuting bisa berjalan tanpa beban.
“Alhamdulillah istri gue memberikan lampu hijau, jadi itu rejeki buat gue, rejeki buat semuanya dan berkah buat gue, anak-anak gue, dan istri,” katanya.
Bagi Marcell, dukungan tersebut menjadi bentuk kepercayaan besar yang membuatnya semakin mantap memerankan karakter Farid.
Marcell menambahkan bahwa sejak proses reading dimulai, ia dan para pemain sudah membangun komitmen untuk tetap profesional dan menjaga batasan. Ia memastikan kepada istrinya bahwa seluruh adegan yang dimainkan murni bagian dari tuntutan cerita.
“Pastinya dong, karena dari kita mulai proses reading aja, kita udah harus ngobrol, bahwa ini tuh cuma sekedar adegan, jangan sampai terbawa suasana,” jelasnya.
Ia berharap keterbukaan dan komunikasi yang ia lakukan dapat membuat keluarganya tetap merasa aman selama proyek berlangsung.
Marcell Darwin mengungkap bahwa setelah rangkaian kegiatan film Dalam Sujudku, ia berencana membawa keluarganya berlibur. Ia menyebut momen liburan kemungkinan dilakukan minggu depan, setelah anak-anaknya menerima rapor.
“Rencana sih pengen minggu depan liburan keluarga… setelah anak-anaknya menerima rapot,” katanya.
Meski liburan sudah direncanakan, Marcell mengakui bahwa persiapan belum dimulai karena ia masih harus ke Jogja terlebih dahulu untuk menghadiri screening film tersebut. Setelah kegiatan itu selesai, barulah ia dan keluarga bisa mulai packing dan bersiap menikmati waktu bersama.
Di tengah padatnya jadwal, Marcell merasa beruntung karena sang istri selalu memberikan dukungan penuh. Ia menceritakan bahwa istrinya sangat menghargai waktu kerjanya, terutama saat proses syuting berlangsung.
“Ketika dia tahu gue lagi syuting, dia gak akan ganggu, dia gak akan telepon… dia hanya bilang, kalau kamu lagi break telepon aku, kalau kamu lagi ada waktu, WhatsApp aku,” ujarnya. Marcell bersyukur memiliki pasangan yang memahami ritme kerja di dunia film, sehingga ia dapat tetap fokus pada proyeknya tanpa mengabaikan komunikasi dengan keluarga.